Tampilkan postingan dengan label WAWASAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label WAWASAN. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Maret 2017

ILMU

ILMU
Oleh:
Alwanul Haq



1.      Pengertian Ilmu dan Menuntut Ilmu

a.       Pengertian Ilmu

Secara bahasa pengertian ilmu adalah lawan kata bodoh/Jahil, sedang secara istilah berarti sesuatu yang dengannya akan tersingkaplah segala hakikat yang secara sempurna. Secara istilah Syar’i pengertian ilmu yaitu, ilmu yang sesuai dengan amal, baik amalan hati, lisan maupun anggota badan dan sesuai dengan petunjuk Rasulullah Saw.
Ibnu Munir berkata : “Ilmu adalah syarat benarnya perkataan dan perbuatan, keduanya tidak akan bernilai kecuali dengan ilmu, maka ilmu harus ada sebelum perkataan dan perbuatan, karena ilmu merupakan pembenar niat, sedangkan amal tidak akan di terima kecuali dengan niat yang benar.”

Selasa, 07 Maret 2017

APA ITU KURSI ALLAH ?


APA ITU KURSI ALLAH ?

Oleh:
Wildan Kurnia Saputra

Cukup banyak perkara-perkara yang seringkali membuat kita mis-understanding dalam memahami ajaran agama kita, Islam. Sehingga, umat islam –sebagiannya-  masih menggondol persepsi-persepsi yang keliru. Bahkan tidak jarang, persepsi tersebut dibubuhi dengan mitos dan anekdot yang kita atau bahkan mereka tidak tau-menau tentang ujung pangkalnya. Inilah yang menyebabkan kita terjebak dalam kesalah kaprahan dalam beragama (meminjam istilahnya Agus Mustofa). Diantaranya adalah mengenai Kursi.

Jika dirujuk dalam lembaran-lembaran Al-Qur’an, maka kita hanya akan menemukan kata “Kursi” sebanyak dua kali, yaitu pada surat Shaad ayat 34 dan Al-Baqarah ayat 255. Dimana pada dua tempat tersebut kata ini disandingkan dengan dhamir gaib (kata ganti persona ketiga tunggal) dengan lafadz masing-masing Kursiyyuhu.

WAHAI KAWAN ! JADILAH PARA NORMAL


WAHAI KAWAN !  JADILAH PARA NORMAL
Oleh:
Wildan Kurnia Saputra
Semakin hari rasanya manusia semakin sulit ‘menjadi manusia’. Lho, kenapa ? Banyaknya tekanan yang menjitak atau bahkan mendorong manusia untuk jatuh terjerembab dalam kesesatan. Kebutuhan hidup yang semakin kompleks, harga sembako meroket tinggi sedangkan mencari uang susahnya minta ampun. Sistem ekonomi yang diterapkan hanya menguntungkan segelintir orang, dan di saat bersamaan menggilas rakyat jelata.

Sebagian kalangan bahkan, mau tidak mau harus terjun ke jurang terjal dalam bentuk prilaku-prilaku yang menyimpang menurut etika sosial dan salah dalam kacamata agama. Alasannya bermacam-macam. Mulai dari tekanan ekonomi, dililit utang, balas dendam dan ambisi yang serakah. Akibatnya, teror anti ketenangan, ketentraman dan kedamaian terjadi di mana-mana. Sehingga para orang tua, remaja atau bahkan anak-anak yang terdesak sandang, pangan dan papan rela terjun ke kawah kriminalisasi, menjadi pencuri, perampok, penipu, penodong dan sederet aksi-aksi lain yang berbau kriminal. Baca selengkapnya.